Dira seketika menghentikan langkah kakinya, gadis itu tertinggal beberapa langkah dibelakang Reqi saat itu. Hingga membuat Re turut berhenti karenanya. "Kenapa?" tanya Re sembari tersenyum. "Apanya yang kenapa sih kak! tadi aku nggak salah dengarkan? kak Re tanya aku kapan putus? emang kita pernah jadian?" tanya Dira dengan polosnya, membuat lelaki di depannya jadi tersenyum lalu melangkah menghampirinya. "Tuk." Satu jari telunjuk Re tepat mengetuk mengenai kening gadis itu. Dan Dira hanya mengaduh sembari mengusapnya dengan tangannya. "Yang bilang kita putus siapa? hemmmz...jadian aja nggak! aku cuma tanya...kapan giliran aku ngehibur kamu saat kamu putus kayak Annya! perasaan ini sudah yang ke tiga kalinya dia bilang putus." Ucap Re yang lalu melangkah di depan Dira, dan gadis itu ha

