Sudah seminggu kiana berada di rumah naufal, dia semakin akrab dengan Calista, mereka banyak melakukan hal secara bersama sama misalnya ketika mereka sedang memasak bersama. Jujur saja Kiana mendapatkan banyak ilmu ketika bersaama Calista. Dia tidak pernah pelit dalam membagikan ilmunya, malahan Calista selalu mengajari Kiana dalam memasak maupun membuat kue. Kiana juga sudah mulai open order kue lagi, setiap hari dia membatasi hanya menerima dua orderan saja karena dia hanya sendiri yang mengerjakan hal itu dan dia lebih ingin optimal dalam mengerjakan apa yang dia tekuni. “Kiana” panggill Calista. “iya mah, gimana?” Tanya Kiana dia kini sedang menggoreng ayam yang sudah di bumbui sebelumnya. “Kamu masih lama nggak masaknya? Mamah ini ada acara arisan nih titip rumah ya kalau ada

