Diam = Iya

1004 Kata

Naufal melepas ciumannya pada bibir Kiana, Naufal tau apa yang dilakukannya sungguh tidak baik. dia bahkan memaksa Kiana menjadi kekasihnya tapi rasanya dia sudah tidak sabar dia ingin menjadikan Kiana sebagai miliknya. Naufal sudah sangat lama menantikan hal ini dan dia tidak ingin menunggu lama lagi. "Kiana? diam aku anggap iya" ujar Naufal ketika Kiana tidak mengatakan sepatah kata pun. "tapi mas, aku nggak pantas buat mas" ucap Kiana. "pantas atau tidaknya itu aku yang menentukan sayang, jika aku sayang kamu ga ada alasan lagi!" ujar Naufal. "mas, kasih Kiana waktu ya? Kiana harus menyiapkan diri mas, Kiana ini orang miskin rasanya ga pantes bersanding sama mas" ujar Kiana. "aku ga pernah liat status Kiana, kamu tau sendiri kan? aku beneran sayang kamu. kalau kamu minta waktu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN