Villa Milik Pandu

1204 Kata

Seperti yang sudah dijanjikan Yuza, akhir pekan mereka habiskan di sebuah Villa yang ada di puncak—Bogor. Mereka tengah bersiap dengan membawa beberapa pakaian dan barang-barang penting. Liburan kali ini mereka menggunakan satu minibus agar muat untuk mereka semua. Terlebih Gisel selalu mengeluh jika berada di mobil sedan yang membuatnya tidak nyaman. “Sayang, jangan lupa bawa vitamin dan obat dari dokter.” Yuza mengingatkan sang istri untuk tidak meninggalkan kebutuhan kandungannya. “Sudah ada di tas, Sayang. Sebentar, aku mau pipis.” Gisel berjalan cepat menuju kamar mandi sebelum mereka ke luar dari apartemen. Sedangkan di unit sebelah, Pandu membereskan beberapa pakaiannya sendiri. Barang-barang yang diperlukan di sana pun telah siap. Di ruang tamunya, Zea menunggu sembari berkuta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN