Pamit

986 Kata

Ketika Cassian pergi, Alessandro memikirkan apa yang dikatakan Cassian kepadanya yaitu untuk mencari tahu tentang isi hati dan perasaannya. Dia merasa nyaman dengan Sang Putri, bahkan jika terkadang dia merasa April menyebalkan, dia tetap ingin berada di sisinya dan melindunginya. Dia tidak ingin melihatnya menderita, terutama karena dialah satu-satunya yang dapat menyembuhkan luka Cassian. Ialah satu-satunya yang dapat memberinya kesempatan kedua untuk kembali ke dirinya yang dulu. Alessandro berdiri di dekat meja. Ini bukan cinta. Cassian benar-benar salah. Pikir Alessandro. Sesampainya di kamar, Alessandro ragu-ragu sejenak untuk masuk, entah mengapa ia tak tahu. Saat ia masuk, ia melihat para pelayan sedang mengeringkan rambut April. Ketika para pelayan melihatnya, mereka langsung me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN