βββββ "Maaf mengganggu tapi dia calon istriku!". Aku menatap ke arah Alan yang kini sudah berdiri di sebelahku sambil menggenggam tanganku. Aku beralih melihat ke arah Pak Kevin yang tampak tenang. Tapi senyumnya menghilang. Belum sempat aku menjelaskan apapun tapi Alan sudah menyeretku keluar dari cafe ini. Semua mata tertuju ke arahku. Aku seorang pegawai kantor di seret oleh seorang anak SMA?. Tanpa bisa aku cegah air mataku merebak. Aku terus menunduk dan mengikuti langkah lebar Alan. "Masuk!". Perintahnya sambil membuka pintu penumpang mobil. Aku perlahan menuruti perintahnya. DEPP! Ia lalu membanting pintu mobil dengan sangat keras. Membuatku sedikit terlonjak. Sejak kapan ia bawa mobil ke sekolah?. Aku membuang mukaku menatap keluar jendela. Alan sudah duduk di belakang kem

