21 - TAWARAN KEVIN

1995 Kata

✔✔✔✔✔ "Maaf. Mungkin caraku mencintaimu salah. Tapi sampai kapanpun kamu tetap istriku dan selamanya akan menjadi istriku!" Aku teringat akan ucapannya tadi malam. Sangat menyakitkan. Bahkan semalam Alan memilih tidur di kamar tamu. Jauh di lubuk hatiku sebenarnya aku takut kehilangan dia. "Mantu Ayah jelek kalo nangis!". Celetuk Ayah membuatku tersadar kalau saat ini aku berada di dalam mobil bersama Ayah. Ayah mengantarku ke tempat kerjaku setelah itu beliau langsung ke kantornya. Entah kenapa Ayah memaksa untuk mengantarku. Mungkin permintaan Alan agar aku tidak membawa mobil sendiri. Dan pagi tadi aku tidak melihat Alan. Tentu saja karena dia susah berangkat sekolah. Mengingat dia masih sekolah aku jadi teringat pacarnya yang kemarin. Tentu hari ini mereka akan bertemu lagi. "Rei

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN