33

899 Kata

"s****n!" Darren tersungkur dari kursi kebesarannya bersamaan dengan pukulan dari Sean yang sukses mengenai rahangnya.    "Abang percaya sama kamu, tapi diem-diem kamu nusuk Abang. Adik macem apa kamu, pengkhianat cuih!" Lanjut Sean.    Darren tak bergeming, ia hanya menatap Sean sembari menyeka darah yang keluar dari sudut bibirnya perlahan. "Maksud Abang apa?"   Sean tertawa remeh, "sok polos. Kamu kan yang sembunyiin Vanila? Jawab! Kamu bawa kemana dia!"   "Abang tau kamu pernah naksir Vanila, tapi Abang gak tau kamu akan sepicik ini buat rebut dia dari Abang," lanjut Sean lagi menggebu-menggebu.    Darren yang sudah berhasil bangkit dari posisinya, kini berdiri menopang tubuhnya dengan meja dan menatap Sean tajam.   “JANGAN GILA! Al gak semurahan itu buat ambil cara picik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN