16

1088 Kata

"Andai aku mau, aku ingin mempermudah semuanya. Tapi aku tau, untuk meraih cinta mu yang sepenuhnya itu takkan pernah mudah."   -S E A N-   "Morning," sapa suara berat khas milik Sean dibarengi dengan sepasang lengan kekar yang melingkari perut Vanila dari belakang.   Vanila menegang di tempatnya sejenak sebelum akhirnya membalas dengan mengusap pelan lengan milik Sean disertai dengan senyum manis miliknya. "Pagi Sean," balasnya.   Sean menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher Vanila sembari sesekali mengecupi leher gadis itu yang membuatnya menggelinjang kegelian. "Sean," rengek Vanila.   Sean terkekeh, "sedang apa hm?"   Vanila menoleh sejenak sampai tiba-tiba sebuah kecupan mendarat di pipinya, "ck, kau ini kenapa?"   Sean menggeleng, "kau sedang apa?" Ujarnya tak menjawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN