"Apa-apaan kamu Mas, kenapa kamu selalu bela gadis murahan itu? Dia gak pantes buat Sean anak kita!" Suara Alexa begitu menggema di kamar utama mansion keluarga Crovpelt. "Kamu yang keterlaluan Alexa! Siapapun gadis itu selama Sean bahagia kita gak bisa melarangnya. Dan apa yang kamu ucapkan mengenai Vanila itu sudah diluar batas. Kamu tau saya tidak pernah mentolerir setiap bentuk diskriminasi apalagi itu untuk kekasih anak saya!" Sahut Max tak kalah kencang. Tangannya bahkan telah mengepal kuat sekedar untuk membantunya mengontrol emosi agar tidak melewati batas kesabaran dan melakukan k*******n pada wanita yang sudah nyaris 20 tahun ini menemaninya. "Tapi aku malu Mas, malu. Apa kata orang kalo keluarga kita punya menantu gak jelas dan jalang ka—" Belum sempat ia menyelesaik

