BAB 15. Kakakmu itu Iblis

806 Kata

Hati Jessica terluka saat Juan semudah itu berpaling darinya untuk menghampiri Amber. Dengan manja Amber menyandarkan kepalanya di pergelangan tangan Juan, seraya tersenyum menatap sinis wajah Jessica. Walau rasanya, batin teraniaya, tapi Jessica tetap berusaha mengangkat dagunya. Ia tidak mau kalah, ia tidak mau terus ditindas dengan segala sikap dan tingkah laku, manusia-manusia yang selalu saja sirik dengannya. Langkah Jessica pun tampak anggun saat berjalan tepat di samping Juan. Meninggalkan Juan, tanpa ingin menoleh walau hanya sekedarnya saja. Sayang, hatinya yang gundah, justru membuatnya tidak awas dengan sekitar. Kaki Cherris menjegalnya dan dengan sengaja ia mendorong Jessica ke dalam kolam renang. Suara benturan di air dan percikan air membuat beberapa tamu di sana langs

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN