"Halo?!" Keyra mencoba berkomunikasi lagi dengan laki-laki tersebut. Namun tidak ada jawaban. Laki-laki itu tetap menundukkan kepalanya tanpa melakukan apa-apa. "Lo siap—" Jreng.. Jreng.. Jreng... Ucapan Keyra terpotong oleh lantunan nada dari gitar itu. Dia malah terdiam dan tetap merasa bingung ditengah kepanikan yang melanda hatinya. Suara merdu terdengar bagaikan oase ditengah panasnya gurun pasir. Suara tersebut begitu indah terdengar ditengah hatinya yang bingung bercampur resah. Melantunkan dari lirik setiap lirik indah penuh akan makna yang mencerminkan kisah mereka selama ini. Bernyanyi ditengah gelapnya malam dan juga romantisnya suasana. Sang pemilik suara mengejutkan Keyra akan suaranya yang tak asing dan langsung menggetarkan perasaan rindu yang sudah bersarang lama di da

