"Aiden pernah bilang ke gue." Garka menatap Ilo. "Dia bilang kalau akhir-akhir ini dia sering dibuntutin sama orang lain," ucap Ilo. "Kenapa dia gak lapor ke gue?" tanya Garka geram. Ia merubah posisinya menjadi duduk. Tatapannya sangat serius. Apakah setidak percaya itu Aiden padanya? Hanya sekedar untuk melaporkan hal seperti ini pun Aiden enggan. Padahal nyawanya sedang terancam dan dijadikan sasaran empuk oleh musuh. "Aiden bilang dia bisa ngatasin nya sendiri. Mana gue tau kalau mereka nekat sampai berani cegat Aiden segala." Ilo menghela nafas. "Gue juga udah nyaranin Iden buat lapor lo dan minta bantuan yang lain, tapi emang dasarnya ini anak keras kepala bin sok datar sok baik-baik aja. Kesel sendiri kadang gue liatnya," lanjutnya sambil geregetan. Garka menghembuskan nafas be

