"As, Abang pulang dulu ke rumah ya! Nanti Abang langsung ke perkebunan," ucap Wisnu pada Asma yang sedang menyuapi makan untuk Akbar. Lelaki berpakaian rapi itu berjalan terburu-buru menuju ke arah pintu rumah Umi. "Bang, tunggu!" seru Asma bangkit mengejar Wisnu yang melangkahkan kakinya cepat. "Kenapa As?" tanya Wisnu menghentikan langkah kakinya saat hampir di ambang pintu rumah. Ia menoleh pada Asma yang berjalan mendekat. "Aku belum cium tangan Abang!" ucap Asma dengan nada manja. "Katanya kalau mencium tangan suami itu seperti mencium hajar Aswad," tutur Asma disambut dengan senyuman oleh Wisnu. Bahkan saat Asma berucap seperti itupun pipinya memerah seketika. "Iya Ustazah," jawab Wisnu membiarkan Asma mencium punggung tangan tangannya. Lelaki itu membalas Asma dengan kecupan pad

