Bab 18

1002 Kata

Suara tangisan yang berasal dari dalam kamar mengejutkan Wisnu yang baru tiba di rumah. Lelaki itu segera berhambur menuju ke arah kamar, sumber suara itu terdengar. "Asma, ada apa?" ucap Wisnu menyentuh bahu wanita yang bergerak naik turun di atas pembaringan. "Apa yang terjadi?" tanya Wisnu panik, karena Asma semakin mengeraskan bahunya. Ia sama sekali tidak mau menatap ada Wisnu. Wanita itu semakin menenggelamkan wajahnya pada bantal yang telah basah oleh airmata. "Neng, ada apa? Cerita sama Abang? Apakah Abah melakukan sesuatu lagi sama Neng Asma?" ucap Wisnu dengan nada lembut sekali. Ia menyentuh bahu Asma kembali. Namun, Asma kembali menepis kasar tangan itu dari bahu Asma. Asma menggelengkan kepalanya. Tanpa beranjak sedikitpun dari posisinya. Wanita itu semakin terisak dan terd

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN