25. Karma Lucas?

1557 Kata

Lucas menatap kertas di hadapannya ini dengan gamang, bingung dan frustrasi. Luna sudah tertidur di ranjangnya karena lelah menangis dan memohon pada Lucas untuk menyelamatkan bayi mereka. Lucas tentu tahu risikonya jika dia menyetujui keinginan Luna. Dia kemungkinan tidak hanya kehilangan bayinya, tapi juga Luna. “Lucas,” suara lemah Luna terdengar membuyarkan Lucas dari lamunannya. “Kamu harusnya udah tidur, istirahat,” kata Lucas yang segera menghampiri Luna. Lucas merapikan lagi selimut Luna. Tangan Luna dengan lemah menggenggam tangan Lucas. “Aku gak akan benci kamu walau kamu gak pernah mencintaiku dan malah mencintai wanita lain, aku gak akan benci kamu karena kamu ingin kita bercerai agar kamu bisa menikahi wanitamu itu. Tapi aku akan sangat membencimu jika kamu memilihku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN