Bab 110. Aku Pernah

1071 Kata

“Sesampai di rumah, si cewek cantik ini pulang ke rumah dan papaku ke kamar kosnya. Nah, malam-malam papa haus, dan harus ke dapur yang menyatu dengan rumah ibu kos. Eh, ketemu lagi si cewek cantik, tapi lagi cemberut.” “Kenapa cemberut?” “Sabar dong, makan dulu….” Natta menyuapi satu sendok krim milkbun ke mulut Wenny, dan Wenny langsung bergumam nikmat. “Cemberut karena ada cowok yang nelpon dia terus. Kesal nih, dia kasih telepon rumahnya ke papa, suruh papa ngaku pacarnya.” “What?” “Papa semangat dong. Siapa yang nggak mau ngaku pacar cewek India cantik.” Wenny tertawa renyah, mulai bisa membayangkan kisah cinta papa Natta. “Dua hari kemudian, papa nanya keponakan ibu kos, siapa cowok yang bikin dia cemberut pas pulang dari Jakarta, cewek itu jawab pacarnya. Kaget dong papa.” “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN