Kedatangan Damian di rumah Alvaro disambut hangat orang-orang yang ada di sana. Suasana pun berubah menjadi haru dan penuh isak tangis saat Damian dan Wenny berpelukan dan keduanya menangis bersama. Damian berulang kali berucap maaf menganggap dirinya yang telah menyebabkan Wenny menderita, tapi Wenny tidak merasa demikian, dia justru menganggap bahwa semua ini terjadi karena ulah papanya dan Alana. Cukup lama Damian memeluk anak sambungnya itu dengan mata terpejam, merasa sangat lega karena Wenny dalam keadaan baik-baik saja. Damian sempat syok mendengar cerita lengkap dari Mardi mengenai pertengkaran Agung dan Wenny yang berujung penyekapan. Mardi sendiri sudah dibebaskan dari jeratan hukum, polisi menyerahkan masalah ini kepada keluarga besar Rubiantara karena masalah ini bisa disele

