“Tante dulu sebelum menikah sibuk bekerja di perusahaan tekstil. Tapi sejak bertemu Om Erlangga dan menikah, kita berdua membangun usaha pakaian sendiri. Bisnis pakaian sukses, baru Om Erlangga menekuni hobinya, otomotif, dan hobi ini berkembang menjadi bisnis.” Wenny manggut-manggut mendengar penjelasan singkat mama Natta tentang bisnis dan usahanya. Kedua orangtua Natta adalah pasangan pengusaha, mamanya sukses mengelola bisnis pakaian hingga memiliki beberapa outlet di mall mewah di Jakarta bagian Selatan. Papanya memiliki workshop otomotif yang besar dan lengkap di wilayah yang sama. Wenny bisa melihat kekompakan mama dan papa Natta, terlihat dari cara mereka berbicara yang diselingi candaan-candaan, juga mama Natta yang terkadang mencubit dan memukul papa Natta dengan candaan. Keluar

