Tsamara kesal bukan main, muncikarinya mengalihkan pelanggan termahalnya ke seorang gadis berusia dua puluh empat tahun, yang tidak lain adalah keponakan m*******i. Pelanggan mahal tersebut juga sedang menginginkan layanan gadis yang masih perawan. Pada saat yang sama, ayah Tsamara yang sedang sakit keras dirawat di rumah sakit dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pertengkaran dengan sang m*******i tidak bisa terelakkan, Tsamara marah bukan main karena merasa dirinya yang selama ini paling banyak menghasilkan uang untuk hidup m*******i. “Ayahmu meninggal semalam, Tsamara. Tapi kamu nggak usah datang karena sebelum meninggal, ayahmu bilang dia tidak mau kamu datang melihat jenazahnya.” Tsamara sedih bukan main setelah mendengar kata-kata ibunya melalui telepon. Keluarga Tsamara ba

