"Aku bersumpah, tidak akan menyia-nyiakan kematianmu, Eijima ...." Ucap Megumi ketika cahaya keemasan yang dia yakin adalah potongan jiwa milik sahabatnya Eijima, menghilang. Namun, baru saja Megumi hendak berbalik dan menyusul Gutz yang mengejar pria dari klan Kusanagi itu, tiba-tiba saja Megumi diberondong peluru oleh orang-orang yang tidak dia kenal dari arah atas. Sialnya, Megumi sama sekali tidak bisa mendengar kalau saat ini dia sedang dikepung. Suara deru peluru dari sennapan mesin yang ditembakkan ke arahnya membuat Megumi melompat ke sana ke mari untuk menghindari peluru-peluru tersebut. Hanya saja, sebutir peluru berhasil mengenai bahu kiri Megumi, membuat gadis berambut hitam panjang ini meringis kesakitan. Namun, dia tidak begitu saja tersungkur hanya karena satu tembakan.

