Rencana Para Makhluk Sableng Part. 2

1234 Kata

Hampir dua minggu di kampung halaman yang begitu ia rindukan, akhirnya dengan berat hati Kia kembali pamit kepada ibu dan dua adiknya untuk mulai bekerja di perusahaan milik keluarga Chen. Entah dimana dia akan dipekerjakan nanti karena Mommy Rossi hanya menyuruhnya mempersiapkan diri senin nanti. “Eneng pamit ya, Bu. Doain Eneng cepet bisa bayar hutang.” Kia memeluk tubuh ibunya dengan erat. Meski dia masih sangat merindukan berkumpul dengan keluarga kecilnya, tapi Kia tidak bisa terlalu lama bersantai-santai, sebab banyak yang harus ia lakukan untuk membalas semua kebaikan yang selama ini keluarga Chen berikan kepadanya. “Iya, Ibu akan selalu doain yang terbaik, jangan lupa solat, dan jaga kesehatan. Ibu yakin kamu bisa, kamu kebanggaan kami,” ucapnya dengan menggunakan bahasa Sunda.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN