Sudah Terlambat

868 Kata

Setelah usai, tubuh Risa lemas, tenggelam di d**a bidang Evan. "Kamu brutal banget sih," ucap Risa sambil memukul d**a suaminya pelan. Evan terkekeh, suaranya dalam, "Kamu yang menggairahkan," bisiknya di telinga Risa, membuat wajah Risa memerah. "Mau kimono, malu ini," gumam Risa manja. Evan menghela napas sambil tersenyum geli. "Malu sama siapa sih? Nggak ada siapa-siapa juga," ucapnya sambil beranjak mengambil kimono. "Malu sama kamu," balas Risa sambil cemberut, menutup d**a dengan kedua tangannya. "Aku kan suami kamu, sayang," jawab Evan lembut, menyerahkan kimono itu ke tangannya. Risa hanya mendengus kecil. "Tetep aja malu, kita belum lama kenal," katanya sambil beranjak masuk ke kamar mandi. Evan menatapnya lama, senyum tipis terukir di wajahnya. Ada rasa hangat yang belum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN