26

1728 Kata

Wali kota memerintahkan warganya untuk mengungsikan diri ke balai agung, meninggalkan kediaman mereka dan berlindung di bawah penangkis yang diciptakan oleh para penyidik. Mereka mendapatkan penerangan dari bulan dan obor yang berjejer rapi mengelilingi balai tersebut. Anak-anak, orang tua, dan mereka yang selamat berkumpul di tengah lapangan besar, dan sebagian menolak perintah wali kota dan memilih tinggal di rumah karena mereka berpikir keadaan sekitar aman. Andai saja mereka tahu bahwa ketenangan yang mereka rasakan sekarang ini hanyalah sementara.  Di sana—di balai agung—bermacam raut wajah berkumpul jadi satu; was-was, ketakutan, marah, kehilangan, bahkan bingung. Para warga yang terbiasa hidup dalam dunia mitos ini tak pernah menyangka bahwa mahluk-mahluk neraka akan datang—mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN