8

738 Kata
Di dalam ruang kelas yang berbentuk aula melingkar, para murid nampak berusaha keras memahami materi yang diterangkan oleh sang guru besar yang berdiri di atas mimbar. Meski mereka berada di kursi nyaman, entah mengapa pelajaran kali ini termasuk pelajaran yang paling ingin dihindari oleh para murid. Mungkin karena yang mengajar adalah Tuan Ru. Pria tua dengan jenggot panjang yang dahulu berbentuk runcing sempurna, berhubung insiden Alice yang terdahulu, jenggot Tuan Ru kini berbentuk segitiga tak sempurna dengan bekas gosong di sisinya.  Pelajaran Tuan Ru di pagi ini terasa membosankan seperti biasanya. Ada begitu banyak gambar pentagram yang harus Alice pelajari. Mulai dari pentagram berbentuk bunga seroja, pentagram dengan gambar matahari dan bulan, pentagram dengan bintang bersudut lima, lalu pentagram dengan lima matahari yang mengitari. Jika bisa memilih, Alice ingin mengunjungi Cleo untuk pelajaran pertahanan terhadap magyk gelap. Tuan Ru kali ini tidak meminta para murid untuk melakukan praktik magyk secara langsung. Para murid curiga bahwa alasan di balik keengganan Tuan Ru untuk melakukan retas magyk itu ditengarai oleh rasa trauma akibat kecelakaan yang membuat jenggot Tuan Ru cacat. Dasar yang namanya murid, mereka merasa diuntungkan karena hanya perlu berusaha meniru gambar pentagram yang telah diberikan Tuan Ru. Rosalina yang pertama kali mengumpulkan lembar tugasnya. Anggota gengnya seperti biasa bersorak-sorai memuji keahlian Rosalina yang tak bercela. Setelah berhasil mendapat pujian dari Tuan Ru, barulah Rosalina kembali melenggangkan tubuh langsingnya ke singgasananya.  ″Ih,″ sindir Jeanne, ″aku yakin, selepas ini dia pasti langsung menghambur ke ruang Tuan J. Aku tidak terima.″ Jeanne melampiaskan amarahnya pada selembar kertas yang tidak berdosa.  Alice sama sekali tidak peduli dengan kekesalan Jeanne, dia lebih memilih memperbaiki lingkaran di gambarnya. ″Pentagram milikku sepertinya lumayan.″ ″Hallo, tok, tok, tok.″ Jeanne berusaha memperagakan adegan mengetuk pintu. ″Tidakkah kau ikut bersedih dengan keadaan sahabatmu ini?″ ″Jean, bagaimana menurutmu?″ Alice menyodorkan selembar gambar pentagram yang dibuatnya. Pentagram tersebut berbentuk bintang dengan lima sudut, di masing-masing sudut terdapat simbol magyk yang berfungsi sebagai tolak bala. ″Lumayan, tidak buruk,″ komentar Jeanne. Setelah itu Jeanne membandingkan dengan pekerjaannya sendiri. Gambar pentagram milik Jeanne telah lenyap bersama kertas yang sudah diremasnya. Barulah Jeanne menyesal telah melampiaskan amarahnya pada kertas tak berdosa yang seharusnya dilukis dengan pentagram indah bunga seroja. ″Permisi!″ Perhatian kelas teralihkan oleh kedatangan seorang petugas perempuan. Petugas itu mengenakan seragam putih dengan hiasan rune bintang di kerah dan kedua lengannya.  Si petugas langsung menghampiri Tuan Ru, mereka berdua berbincang sejenak sebelum meminta Alice untuk mengikuti si petugas. Alice patuh dan tidak memiliki banyak pertanyaan terhadap si petugas. Diam dan mengikuti ke mana pun si petugas pergi. *** Jules sudah jauh-jauh datang ke Kantor Dewan Pengawas. Sesampainya di sana, orang yang ingin dijumpai tidak ada. Padahal Jules ingin memberikan kejutan pada sahabatnya mengenai kedatangannya. Robin, pemuda itu tidak bisa ditemui Jules. Dari salah seorang pegawai yang bekerja di sana, barulah Jules tahu bahwa sahabatnya itu pergi ke Kota Kabut. Benar-benar, sahabatnya kini begitu sulit untuk dijumpai.  Dahulu mereka sering menghabiskan waktu dengan membicarakan berbagai macam hal. Tentang langit, pelukis jalanan, atau hanya sekedar berbagi rasa. Sebuah persahabatan yang tidak pernah memandang latar dari masing-masing pihak. Tidak ada kepentingan selain rasa berbagi. Lalu sebuah ide melintas di benak Jules. Kali ini mungkin sahabatnya itu akan menyebut Jules sebagai orang gila, tapi biar saja Jules tidak peduli. *** Tepat pukul delapan pagi, Robin meninggalkan rumah dan langsung menuju Stasiun Kapsul Magyk. Kapsul magyk merupakan jenis transportasi baru yang tengah dikembangkan di kerajaan Avalon. Transportasi berbentuk tabung silinder yang menggunakan penggerak dari badai yang ditangkap oleh para penari badai. (Para penari badai menangkap badai yang bergemuruh di laut, gunung, langit, di mana pun badai itu berada. Penari badai menangkap cuaca liar itu dan memasukkannya ke dalam jaring magyk. Nantinya, badai yang berhasil mereka tangkap akan diubah bentuknya sesuai dengan kebutuhan). Kendaraan tersebut melintas di atas rel besi. Berhubung kapsul magyk termasuk kendaraan jenis baru, maka hanya orang-orang tertentu saja yang sanggup membeli tiket untuk memasuki kapsul tersebut. Dan Robin termasuk ke dalam golongan yang beruntung. Anggota Dewan Pengawas, dan merupakan salah satu penyidik handal di bidangnya. Mendapatkan tiket kapsul magyk merupakan perkara mudah. Kini Robin duduk di kursi penumpang bersama Paul di sampingnya. Robin siap menghadapi tantangan di depannya, sementara Paul terus berdoa dalam hati agar dia diberi kesempatan untuk menikah dan memiliki anak.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN