MANJANYA BUMIL

1242 Kata

Tiap tayangan adegan film masih terus berputar, yang tersisa kini hanya Shaka, Lando, Arjuna, dan juga Rissa, Naya memilih untuk merebahkan badannya karena ngantuk yang menyerangnya. “Riss, saya mau lihat Rhea tidur boleh?” Tanya Shaka “Mmm—tapi jangan macem-macem ya, Pak.” Rissa memberi ijin ragu-ragu “Pasti, Ris.” “Ya sudah boleh Pak.” Ijin Rissa “Terima kasih.” Ucap Shaka dan di balas anggukan oleh Rissa “Inget lo Shak, kagak boleh macem-macem.” Lando mengingatkan “Brisik!” Shaka menghembuskan nafas halusnya , menatap senang bahwa wanita yang membuat ia gila belakangan ini sudah tertidur pulas, nafas lembutnya berhembus nyenyak. Shaka mendekat pada ranjang Queen Rhea, ia duduk di ujung ranjang itu, menamati wajah yang—memang sesungguhnya benar-benar cantik itu. Netranya turun p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN