Bab 34 Akhir Kisah

2626 Kata

Pukul empat sore. Keisha berdiri di depan gerbang menunggu Kenisha yang kini sedang di perjalanan menjemputnya. Saat itulah sebuah mobil berhenti di depannya. Melihat mobil itu, jantung Keisha berdebar keras. Pengemudinya bahkan belum turun, tapi rasanya seolah orang itu sudah ada di depan hidungnya. Keisha terlalu hafal dengan mobil ini. Apalagi pemiliknya. Erlangga turun dari mobil. Terbalut dalam jeans dongker dan kaus putih polos berbalut jaket denim berwarna jeans. Ia berjalan lurus menuju Keisha. Bibirnya berkedut geli saat melihat Keisha mengalihkan pandangan seolah tidak melihatnya. Erlangga bersandar di tembok pagar. Sengaja datang ke sini hari ini. Keisha berdiri dua meter darinya, tapi cewek itu benar-benar menganggapnya tidak ada. Ya ampun! Apakah dia masih menolaknya juga?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN