“Hai Leyna.”Sapa Gavin yang membuat Leyna berjalan ke arahnya, senyuman yang ia tunjukan sama seperti ketika mereka bertemu kemarin. “Kau bersama dengan Jensen? Aku tidak melihatnya dimanapun?.” Leyna menggelengkan kepalanya lalu menunjuk ke tempat dimana Banner dan Selly berada. “Aku tidak bersama dengan Jensen tetapi bersama dengan teman-temanku. Kami mampir untuk makan siang, Banner mengatakan tempat ini sangat bagus.” “Bukan saran darimu!.”Gavin membuat wajahnya muram, memberenggut bak bocah berumur 5 tahun. Leyna terkejut melihatnya hingga membuatnya tergagap karena dia tahu seharusnya dia yang menyarankan hal itu tapi ternyata ia harus makan di sini lagi karena reskomendasi orang lain. “Tapi aku menambahkan jika ya, di sini sangat bagus dan makanannya sangat lezat.”tawa Gavin mel

