Cermin

1437 Kata

Sekelebat bunyi bising menganggu tidur Ariya di sore hari seakan bunyi itu berada di pikirannya, bunyi decakan binatang sejenis kelelawar yang beterbangan, deru angin bersiur, air mengalir deras seperti sungai nan besar semua berada di otaknya. Terdengar suara seperti orang berbaris dan hentakan kaki langkah ribuan orang mengentak di permukaan tanah, terdengar samar dan jauh. Namun perlahan mulai bergemuruh dan terasa mendekat Tap! Tap! Tap! Hentakan kaki terdengar seperti parade seribu prajurit yang sedang devile. Samar dan lama-lama semakin jelas. Sontak saja mata Ariya terbuka dalam keadaan telungkup, ia melirik seisi kamarnya dan meringkuk di ranjang. Gadis itu pun mengambil nafas dan mencoba bangkit. "Aneh sekali kebisingan itu terdengar nyata, batin Ariya dengan menoleh keluar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN