Setelah lulus sekolah, Ariya bersama keluarga angkatnya pindah dari Jakarta menuju ke Semarang. Biaya hidup yang mahal membuat Andre memilih pulang ke kampung halamannya. Tabungan yang ia simpan selama ini, bisa ia gunakan untuk membeli rumah dengan menjual tanah hasil warisan orang tua Andre. Ariya yang ingin kembali ke Surabaya mengikuti ibunya, dilarang oleh Andre. Karena Andre takut, jikalau lingkungan di sana akan mempengaruhi Ariya. Kini Ariya kuliah di salah satu Fakultas di Universitas Sudirman di Semarang. Sementara Aksan yang masih bekerja di Jakarta harus mencari pekerjaan baru agar dia bisa pulang bersama keluarganya. Ariya ingin bekerja, tetapi Aksan melarangnya. Aksan sangat berharap Ariya bisa kuliah di fakultas yang ia sukai. Sementara adiknya Nindia yang tinggal ber

