Hari ini adalah hari pertama Ariya bekerja di kantor Rafka. Bagi Ariya ini adalah kesempatan baik, sambil menunggu wisuda dia akan mencari pengalaman kerja di perusahaan suaminya. Ariya masuk bekerja di kantor Rafka melalui jalur umum, tidak ada satu pun karyawan di perusahaan Rafka yang mengetahui bahwa Ariya adalah istri Rafka. Pagi ini, ia berangkat lebih pagi dan memilih menggunakan motor bebek yang di belikan Rafka olehnya. Padahal pria yang berstatus suaminya itu berharap Ariya bisa berangkat bersama dan pulang bersama agar saat tiba di rumah Clara-sang mertua tidak menggodanya di rumah, “Selamat pagi,” sapa Ariya kepada sepuluh karyawan yang berada di kantor. “Pagi! Kamu karyawan baru, ya!” “Iya, Bu. Saya Ariya Putri Kirana. Hari ini adalah hari pertama saya masuk kerja, moh

