Pagi hari di Pangalengan Tanggal 20 Desember 2020 Adrian dalam detik-detik sebelum pernikahan Andra. * "Kau sudah siap, Aruna?" Aku bertanya pada perempuan yang sedang berdiri di depan cermin dan melihat pantulan dirinya sembari tersenyum. "Kak, bagaimana kalau kedatanganku nanti malah membuat kacau pesta pernikahan Kak Andra dan Sofi? Bagaimana kalau aku tidak datang saja," usul Aruna yang jelas pasti akan kutolak. "Masalah menghancurkan pesta pernikahannya, itu mungkin tak apa, Na. Yang penting kita jangan menghancurkan akad nikahnya." "Ya ... kan, sama saja." "Beda dong, sayang. Nanti saat acara akad nikah, pas Andra ngucap ijab qabul kamu jangan datang. Setelah mereka sah, baru kamu boleh menunjukkan diri." Aku melihat Aruna mengembuskan napas panjang. Aku tahu dia sedang gugu

