Bab. 32 Ide Gila Dilea

1109 Kata

Rafian PoV. "Sebentar doang. Mau ya?" ucap Dilea setengah memaksa. Aku pun mengerutkan kening. 'Untuk apa dia mau bertemu dengan temannya malam-malam gini. Om lrwan bilang dia belum punya pacar. Lalu buat apa Dilea membuat janji dengan temannya malam-malam gini, di hotel pula?' ucapku dalam hati. Bingung juga dengan sikap anehnya. "Gimana? Loe mau ya?" ulangnya. "Ya, udah ayo!" balasku dengan malas. 'Tapi, kalau gue biarkan dia bertemu dengan cowok sendiri nggak mungkin juga. Bisa-bisa gue nggak hanya nggak bisa tidur. Tapi, juga nggak bisa ngapa-ngapain saking keponya,' batinku. Aku memutar balik kendaraan kebangganku itu untuk memasuki kawasan lahan parkir Hotel Bunga Arum. Setelah mendapatkan tempat parkir yang cocok pun segera menghentikannya. Kutatap Dilea sebelum turun. Menyakink

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN