PART 30

954 Kata

"Ibunya menjual satu-satunya benda berharga yang tersisa untuk menjamin Gideon." "Hmm...kita harus menghargai usaha seorang Ibu. Tapi, perketat pengawasan pada Gideon. Tambah personil bila diperlukan." Ethan menatap dua lembar kertas yang berjajar di hadapannya. Sebuah laporan tertulis dan sebuah foto kalung permata dengan liontin bunga bakung. Sebuah peninggalan berharga dari sebuah keluarga. Ibu Gideon, Nyonya Lucita Riina, jelas merelakan benda bertuah itu dijual demi membela anaknya. Apapun alasan Nyonya itu...Ethan hanya bisa mengartikannya sebagai sebuah kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Dan entah apa yang ada di pikiran Nyonya Riina, Ethan melihat kebingungan dalam diri wanita itu. Ethan hanya bisa berdoa, bahwa Nyonya tua itu mampu melihat kesalahan anaknya. Tatapan mata Et

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN