Hazel menatap Ethan yang berdiri menjulang di kejauhan. Bukan menatap. Hazel bahkan tidak menampakkkan dirinya. Dia tengah menikmati pemandangan indah di kejauhan. Pria yang mencintainya. Tidak pernah salah menjadi orang baik. Selamanya tidak akan pernah ada yang menyalahkan seseorang yang menyandang predikat orang baik. Dan Ethan seperti itu. Dia pria dari garis keturunan keluarga yang suka menolong yang membutuhkan. Orang-orang baik. Siapa manusia yang sempurna? Tidak pernah ada. Hazel masih terus mencoba untuk mengerti, bahwa sejatinya Ethan terlalu baik. Sifatnya yang seperti itu terkadang membuatnya tidak bisa menolak sebuah permintaan. Hazel akan selalu khawatir dengan hal itu. Selayaknya dua sisi mata uang yang berbeda. Begitu juga orang baik, sebaliknya ada sebutan orang yang t

