"Noona... Aku serius mencintaimu. Kalau aku meminta kau tetap di sisiku sekalipun aku menikah dengan orang lain, apakah kau mau?" Taeri membeku seketika mendengar itu. Perih teramat dengan luka menyebar yang tak terlihat. Tikaman langsung begitu kurang ajar melalui kata yang seharusnya selamanya terkunci di bibir merah itu. Tapi Jungoo tak tahan. Tak kuat seraya air mata mengalir. Menunjukan kelemahan yang selama ini dia simpan rapat di dalam semua kuasa dan senyumannya. Silahkan menyebut kata b******k, b******n ataupun egois. Jungoo sadar itu semua. Tapi berada di posisinya tak pernah mudah. Sejak dulu satu-satunya yang dia inginkan adalah seluruh atensi orang tuanya. Tak pernah mau mengecewakan dan bekerja keras untuk mempertahankan segalanya dengan caranya sendiri. Setidaknya selama in

