*SENYUMAN PERTAMA* Malam itu, Savierra dan Qila melepas lelah di atas ranjang di kamarnya. Namun sudah beberapa kali Savierra berusaha memejamkan matanya, tetap saja ia tidak bisa tidur. Ia pun memutuskan untuk menulis semua unek-unek nya dibuku diary biru kesayangannya. "Hah, kok nggak bisa tidur gini sih. Mana udah jam sepuluh lagi. Ah, kan besok sekolah. Kenapa sih nih mata,” Savierra mengomeli dirinya sendiri dengan sedikit berbisik, karena kawan-kawannya sudah tidur. "Kok jadi kepikiran Azzam ya, deg-degan gini jadinya. Padahal kan ketemunya tadi. Masih kebawa aja sampe sekarang. Emang ganteng sih, hehe jadi ngefans gini." Tak sadar, Savierra tengah memikirkan Azzam. Kali ini ia mengedepankan nafsunya. _Ya Allah, makhlukmu itu tampan, baik pula. Tapi, bolehkan aku menyimpan rasa

