*AKAN RINDU* Savierra POV Dia datang. Setelah membaca surat dariku, dia datang. Seperti ini kah salah satu bentuk kebaikan Allah kepadaku? Beberapa saat lalu aku berharap dia datang. Dan Allah, Allah langsung mengabulkannya. Terima kasih, Ya Allah, terima kasih. "Ekhm." Aku berdehem. Sedari tadi Azzam hanya berbicara pada bunda saja. "Temen-temen yang lain mana?" Tanyaku pada Azzam. "Oh, di kamar. Mungkin nanti kalo mereka lewat, mereka kesini juga." "Oh. Titip salam aja buat mereka. Maaf sering ngerepotin." "Iya." Jawabnya singkat. "Sav, bunda mau ke ayahmu dulu ya. Kamu tunggu sini." Kata bunda seraya meninggalkanku bersama Azzam. "Iya, bunda." Lantas bunda pun pergi menemui ayahku yang mungkin saja mengurus dataku di ruangan Pak Kyai. "Savierra." "Iya?" "Maka

