Sangkar Emas.

1247 Kata

​Sisa-sisa aroma vanilla dari rambut Seraphina yang tadi memenuhi kabin Rolls-Royce masih terasa melekat di indra penciuman Alaric, bahkan saat mereka telah meninggalkan aspal jalanan Sudirman yang macet dan berpindah ke dalam keheningan lift pribadi yang bergerak cepat menuju lantai lima puluh lima. Keheningan di dalam lift itu terasa begitu padat, hanya diinterupsi oleh desis halus mesin yang membawa mereka naik, seolah-olah sedang mengangkut mereka keluar dari realitas dunia menuju sebuah dimensi yang Alaric ciptakan sendiri. ​Pagi itu, Jakarta sebenarnya dibalut oleh kabut polusi yang tipis dan menyesakkan, namun di lantai tertinggi menara apartemen eksklusif ini, segalanya tampak begitu jernih, dingin, dan sangat mahal. Begitu pintu lift terbuka langsung ke dalam unit penthouse, Alar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN