53 💕 Gangguan

1221 Kata

Tangan Gia lunglai jatuh di samping tubuhnya. Perlahan ia pun meluruhkan diri di samping banyaknya makanan yang sudah siap sedia. “Kok belum datang juga penjemputnya, Bu? Bagaimana kalau tak sampai tepat waktu di sana?” Bibi pendamping Gia yang sewot sendiri mendadak syok melihat Gia lemas di lantai. “Bu, ada apa?!” Tak bisa Gia tahan rasa kecewanya. Air mata mengalir jatuh sebagai luapan kesal sekaligus murka. Bukan untung yang didapat malah rugi dan sia-sia lelahnya. “Ada apa, Bu?” Gia tak menjawab. Sibuk dalam kepalanya sendiri. Mengapa dunia sekejam ini? Siapa yang patut ia persalahkan atas kejadian ini? Gia pun tak akan mau menerima pesanan itu jika ia tahu Nana yang memesan. Yang pertama dan uang muka pembayaran sebelumnya ditangani perantara. Gia sempat curiga saat alamat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN