Veronica menginap di apartemen Will sepanjang malam. Dia menggoda pria itu sampai membuatnya tak bisa berkata-kata. Pesona yang sudah dia keluarga serta trik memuaskan pria yang dia pelajari memang sukses membuat Will bertekuk lutut. Dia sudah terbangun, tapi posisinya masih nyaman dalam dekapan d**a Will yang keras tapi sangat lembut. Keduanya memang tidak mengenakan sehelai benang pun di balik selimut tebal atas mereka. Malam yang hangat kini telah berlalu, dan hanya ada cinta sekarang ... Hanya untuk Will, Veronica tidak sama sekali. Begitu Veronica bergerak menjauh, Will langsung terbangun, dan penasaran. Dia bertanya, “Veronica, kau sudah bangun, mau kemana? Sekarang masih pagi 'kan?” Matanya masih sayu, dia melihat ke jam meja nakas, meja kecil samping ranjang, kemudian menyadari

