BAB 32

2193 Kata

“Rex ... Kau ...” Veronica masih memandangi Rex. Dia berusaha memahami raut wajah apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh pria ini. Setelah menjalin pertemanan yang sangat lama, bertahun-tahun, baru kali ini, dia melihat Rex melihatnya dengan tatapan meremehkan sekaligus obsesi. Iya, seperti yang telah dikatakan oleh Erin. Kecurigaan wanita itu dan suaminya memang benar, ada sesuatu dalam diri Rex yang membuat situasi menjadi tidak nyaman. Segalanya menjadi sangat tidak nyaman. Erin sudah menunjukkan bukti yang cukup jelas tentang tabiat Rex yang mengikutinya dan memotretnya. Sebenarnya apa.yanh diinginkan oleh pria ini? Mengapa dia melakukan itu? Veronica masih menatapnya, membiarkannya meremas dagunya yang makin lama makin luar biasa kasar. “Jadi ... Kau ...” “Iya ... Aku yang melakuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN