Pangeran dan putri

1391 Kata

"Siang." jawab Langit tersenyum. Ia kembali ingin berkata namun Senja sudah berbicara duluan. "Maaf pak, jasnya masih belum kering. Jadi kemungkinan besok saya balikin." ujar Senja. "Iya tidak apa apa." ucap Langit. Mereka saling berdiri dan terdiam. Suasana berlangsung canggung, hingga setelahnya Langit bertanya "Kamu suka bunga ini?" tanya Langit. "S-suka pak. Suka banget." jawab Senja "Petik aja bunganya." ujar Langit. "E-enggak pak, nanti saya diomelin sama yang punya." tolak Senja. "Saya yang punya." ujar Langit. "Eh?" "Petik aja." ujar Langit. "Enggak pak. Nanti jelek kalo dipetik, enggak ada bunganya hehe." ucap Senja. Langit mendekati bunga aster tersebut lalu memetik masing masing satu bunga berwarna merah, pink, orange dan kuning. Langit memberikan sekuntum bunga itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN