"Selama menikahinya saya tidak akan menyentuhnya, saya berjanji. Jika ayah sudah kembali sembuh, saya akan menceraikan kakak kamu." ujar Langit. Senja menatap Langit yang tampak serius mengatakannya. "Bagaimana dengan kakak?" "Waktu itu saya sudah merencanakan pertemuan dengan Hana, tepatnya sebelum kita pergi ke pasar malam. Hana berkata dia setuju dengan rencana saya." "Kakak setuju?" "Iya." Senja mencerna semua perkataannya barusan, entah kenapa ia masih tidak menyangka. Kenapa bisa bisanya Langit merencanakan hal yang tidak masuk di akal? Kenapa harus pernikahan kontrak? Bukankah ini terlihat seperti memainkan arti kata pernikahan? "Pernikahan adalah hal yang sakral, kenapa seolah kamu mempermainkan arti kata pernikahan mas? Lebih baik kamu jalani kehidupan baru kamu tanpa aku

