"Mas?" Rania berucap kala suaminya memasuki rumah. Rania mencium tangannya. "Iya kenapa? tumben?" merasa ada yang beda dengan istrinya. "Beda kenapa?" Rania tersenyum pura pura tidak tahu. " Ya kaya ada yang beda gitu. Tapi mas ngga tau dimana bedanya" "Perasaan mas aja kali" sambil tersenyum senyum. "Nah kan, senyumnya juga beda. Ada sesuatu hal?" Ilham makin penasaran dengan tingkah Rania. "Ngga ada si mas. Cuma.." Rania menggantungkan kalimatnya. Berusaha untuk membuat suaminya tambah penasaran dengannya. "Kan, kan. Cuma apa?" "Cuma..." "Buruan. Jangan buat mas tambah penasaran" "Cuma. Ini" Rania menyerahkan selembar kertas yang ia ambil dari saku bajunya. Ilham membuka dan membacanya. Matanya tampak mengikuti tulisan yang berderet dan membacanya dengan serius. "Ini b

