Rania kembali dari kamar mandi. Ilham mengikutinya dari belakang. Ilham duduk di kursi kembali setelah Rania duduk. "Mas Rania mau tambah pesanan dulu ya, Rania pengin jus" Rania berucap sambil memegang gelasnya yang sudah kosong. "Iya sudah" Ilham meneruskan makan. Menyantap makanan yang ada di depannya. "Mah aku mau camilan. Pesan ya mah" Si sulung langsung menyambar. "Iya. Mau apa nak?" "Apa saja mah" terlihat sambil mengaduk ramen yang masih terlihat akan habis. "Mau yang manis apa yang asin?" "Ee.. yang apa ya ?" si Sulung terus berpikir. "Apa aja lah mah. Yang manis sama yang asin aja" sambil tertawa kecil. "Anak mamahnya maunya. Iya nanti ya tunggu dulu" "Iya mah siap" Selepas kembali dari kamar mandi kini Rania lebih bisa mengatur emosinya. Rania dapat mengatur

