102. Masalah Handuk

1215 Kata

14 DESEMBER 2020 DIANDRA LOVIA SARADIKA _____________________________ MUNGKIN, sejak tadi hanya aku saja yang senam jantung. Mengingat apa yang Ratih ucapkan beberapa hari yang lalu tentang; unboxing. Aku hanya bisa memegang dadaku dan berusaha meredam detak jantungku yang rasanya akan meledak. Semoga saja Javar tidak mendengarkannya. Apalagi kami berdua sudah berada di depan pintu kamarku. Kamar yang telah ditata rapi karena akan menjadi kamarku dan Javar mulai hari ini. Karena terus mengingat ucapan Ratih, aku jadi menjaga jarak antara aku dan Javar. Berusaha untuk sedikit menjauh darinya, padahal dia tidak melakukan apa-apa. Klek. Pintu kamarku terbuka. Javar hanya menatapku—memintaku untuk masuk lebih dulu. Dengan bimbang, akhirnya aku masuk lebih dulu dan membuka pintu lebar-leba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN