06 JANUARI 2021 DIANDRA LOVIA SARADIKA ______________________________ SEHARIAN ini, kantor tidak lagi kondusif. Banyak sekali masalah dan lagi-lagi aku dipaksa lembur. Banyak tumpukan pekerjaan, omelan Pak Bos pun masih terngiang-ngiang, belum lagi cercaan beberapa teman satu tim yang mengatakan bahwa semuanya murni kesalahan Ratih yang keluar. Namun mereka pun tidak pernah melakukan apapun yang terbaik untuk perusahaan. Aku mulai lelah, terkadang menangis diam-diam di kamar mandi jika sudah tidak tahan. Ingin keluar namun masih ingin bertanggungjawab dengan apa yang sudah dimulai. Walaupun begitu, aku paham jika uang gaji akan semakin banyak. Tapi dengan begitu tetap saja harus aku bayar dengan mental baja. Dulu, aku masih bisa bertahan karena adanya Ratih. Dia yang selalu membantuku

