Aletha terbangun di pagi hari sambil tersenyum kecil mengingat pertemuan dan kebersamaannya kemarin dengan Aldino. Aletha menutup wajahnya dengan selimut sambil tersenyum-senyum sendiri lalu ia menghela nafas kesal karena ia sudah merindukan cowok itu dan sayangnya mereka tidak bisa bertemu lagi hari ini karena Aldino sedang sibuk. Tiba-tiba Vani masuk ke kamar Aletha sambil membawa nampan yang berisi bubur ayam serta teh hangat yang di letakkan ya di meja belajar Aletha. Melihat sang putri yang masih belum bangun dari tempat tidur nya membuat Vani menggeleng pelan, Vani berjalan mendekati balkon kamar Aletha lalu membuka gorden dan membuka pintu balkon agar cahaya bisa masuk ke ruangan itu. "Aletha ayo bangun yok, jangan malesin ih," ucap Vani sambil duduk di sebelah Aletha dan menepuk

