"Ya sudah." Helena dan Silvana pun melanjutkan perjalanan. Berada di tengah hutan yang tak terlalu rindang di malam - malam begini entah mengapa Helena sudah mulai terbiasa dengan kondisi seperti ini. Mungkin Helena sudah terlalu sering melakukan perjalanan malam hari di tengah - tengah hutan. Helena teringat saat ia berkuda di hutan yang gelap dengan sedikit pencahayaan dari rembulan membuat Helena sangat berhati hati dalam memacu kecepatan kudanya. Mengingat kejadian tersebut membuat Helena tersenyum kecut, pengalaman yang sangat menarik. Setidaknya ia akan selalu mengingat pengalaman yang membuat dirinya menjadi pribadi yang lebih waspada. "Kenapa kau melamun?" tanya Silvana tetapi tak di dengar oleh Helena karena terlalu larut dalam kilas balik yang terjadi di kepa

